metamorfosis-Thufail Al-Ghifari

lirik nasyid ini benar-benar menyemagati diri

semoga setelah membaca liriknya banyak hal yang dapat kita ambil :)

Metamorfosis…

Menjadi karanglah meski itu tidak mudah

Sebab ia akan menahan sengat sinar mentari yang garang

Sebab ia akan kukuh halangi deru ombak yang kuat menerpa tanpa kenal lelah

Melawan bayu yang keras menghembus


Dan menerpa dengan dingin yang coba membekukan

Sebab keteguhannya akan menahan hempasan badai

yang datang mengerus terus menerus

ia akan kokohkan diri agar tak mudah hancur dan terbawa arus

ia akan berdiri tegak berhari – hari, bertahun tahun berabad – abad

tanpa rasa jemu dan bosan


Menjadi mutiaralah meski itu juga tak mudah

sebab ia berada di dasar samudera yang dalam

sebab ia begitu sulit dijangkau oleh tangan tangan manusia

sebab ia begitu berharga

sebab ia begitu indah dipandang mata

sebab ia tetap bersinar meski tenggelam dikubangan yang hitam


Menjadi pohonlah yang tinggi menjulang meski itu tidak mudah

sebab ia akan tatap tegar bara mentari yang terus menyala disetiap siangnya

ia akan meliuk halangi angin yang bertiup kasar

ia akan terus menjejaki bumi hadapi gemuruh sang petir

sebab ia hujamkan akar yang kuat menopang

untuk menahan gempita hujan yang coba merubuhkan

dan senantiasa berikan bebuahan yang manis dan mengeyangkan

sebab ia akan berikan tempat bernaung bagi burung – burung yang singgah di dahannya lalu berikan tempat berlindung dengan rindang daun – daunnya



Menjadi pauslah meski itu juga tak mudah

sebab dengan sedikit kecipaknya ia akan menggetarkan ujung samudera

sebab besar tubuhnya akan menaklukan musuh yang coba mengganggu

sebab sikap diamnya akan membuat tenang laut dan seisinya


menjadi melatilah meski tampak tak bermakna

sebab ia akan tebar harum wewangian tanpa meminta balasan

ia begitu putih seolah tanpa cacat

sebab ia tak takut hadapai angin dan hujan dengan mungil tubuhnya

ia tak pernah iri melihat mawar yang segar merekah

dan tak pernah malu pada bunga matahari yang menjulang tinggi

ia tak pernah dengki dengki dan rendah diri pada keanggunan anggrek dan tulip yang berwarna warni

dan tak gentar layu karena pahami hakikat hidupnya

:) :) :)

About these ads

27 thoughts on “metamorfosis-Thufail Al-Ghifari

  1. BERGABUNG BERSAMA KAFILAH – hhop- tufail alghifari
    Kalkulasikanlah kenyataan ini Otobiografi scenario demokrasi
    Rumausan koleksi sejarah laut mati
    Hingga pembantaian fakta dibingkai nuansa pagi
    Sebusuk cearamah pengkafiran kasus misteri pesantren azzaytun
    Buahkan sandi perjuangan palsu
    Persisi dengan senyawa omong kososng janin lemkari
    Membabat prasangka ortodok spyiria
    Yg membuat plato mendomonasi al quran di konsili nicea
    Cerminan argumentasi mutakhir pembodohan reikarnasi saulus
    Lupakanlah ruh para mujahid
    Ketika yaser Arafat adalah syahid Dan syek ahmad yasin menjadi teroris
    Mungkin itu yg membuat butiran peluru di tubuh hasan albanna terlupakan
    Dan gamal abdul naser berhak menjadi sejarah sandirwara smack down

    Karena kami takkan berakhir -Meski telah hitam warna angin dan air
    Walau tubuh terkoyak bersamam seribu martir
    Walau terlemparkan tuk kesekian kali lagi
    Belasan luka memar darah mengalir dari hidung kepala serdadu kuffar
    Mata hati membuta
    Gelora perjalanan menunggu waktu hempaskan neraka
    Lalu kembali pada tangan mungil para pemberani
    Untuk sekali lagi dilentingkan ketapel kayu
    Karena kami adfalah peluru yg lahir dari tonggak bumi
    Hidup untuk menjadi saksi Melintas sejarah para pemegang risalah
    Hingga tiba satu episode lain Saat tanah ini makin merana
    Karena kami adalah doa dari batu pembakar mimpi
    Setia memegang kabah sabar mengiringi mentari senja
    Menemani kepalan tangan para jundi kecil yag melintasi teriknya matahari
    Dari tanah yg diberkati Penjaga tauhid pada nilai keagungan tertinggi
    Untuk keyakinan kami yg luluh lantahkan semua peradaban dunia

    Penyiraman taman2 keluhuran/ Penghias surga2 kepahlawanan

    Tanyakanlah tentang kami
    Pada rumah2 negri syam dan taman2 nya
    Pada negri irak dan pedesaanya Andalusia dan gedung2 nya
    Keemasan negri mesir dan lembah2 nya
    Pada jazirah Arabia dan padang saharanya
    Tanyakan tentang kami pada dunia & penghuninya
    Pada padang 2 afrika hingga tanah2 subur negri ajam
    Padepokan2 negri parsi hingga lereng2 kaukasus
    Pada kegersangan kongo d& sepanjang sungai loire
    Hingga lembah2 sungai Danube

    Pada setiap jengkal tanah dibumi Disetiap pemukiman dikolong langit ini
    Pada mereka semua terekam berita tentang kepahlawanan kami
    Pengorbanan jasa2 kami Kebanggaan dan peninggalan2 kami
    Ilmu pengetahuan & keindahan seni kami
    Pernahkah kalian kenal dunia Yg mulia & lebih terhormat
    Yg lembut & lebih berkasih saying Yg lebih agung & lebih dahyad
    Lebih unggul & lebih cerdas… daripada kami
    Disaat bumi tersesat dlm gelapnya abu lahab

    Kami tegakkan timbangan keadilan diantara angkuhnya tongkat2 abu jahal
    Kami bangun gedung ilmu pengetahuan
    Disaat orang mencampaank ilmu dari rumah mereka
    Kami deklarasikan persamaan
    Disaat manusia menyembah para raja & tuhankan kebohongan
    Kami hidupkan hati manusia dgn iman
    Kami hidupkan akal manusia dgn pengetahuan
    Kami hidupkan umat manusia dgn kebebasan & peradaban

    Kami bangun kota kuffah basrah cairo & bagdad
    Kami bangun peradaban syam iraq, mesir & Andalusia
    Kami dirikan baitul hikmah madrasah nizhamiyah
    Universitas cordova hingga universitas al azhar
    Kami bangun & makmurkan masjid al umawi
    Kubah al sahra , sirra,man ra’a , al Zahra Al hambra , sultan ahmad & taj mahal

    Maka terhiburlah setiap insan yg mengunjunginya
    Kami telah mengajar pada penduduk bumi tentang arti hidup yg sebenarnya
    Kami lah guru mereka kami orang islam … & kami bukan teroris.

    PENCARI JEJAK
    apa yg kau cari dari cerita hidup yg panjang
    dari sudut syair dunia yg pastikan hilang
    adakah estetika yg lebih bijak dr keteladanan
    pengiris lukisan alam yg tak kunjung menyentuh hatimu
    ingatlah itu..
    seperti sebatang kara dipadang pasir rabadzah
    dibalik sebuah keterbatasan kain kaffan yg sunyi
    pada indah sketsa teduhnya sebuah kesolehan
    begitulah abu dzar al ghifari menyemai cermin tentang keteduhan
    maka maafkanlah segala kekhilafan muawiyah
    agar sudut pandang tak ciptakan noda ukhuwah
    beristigfarlah ditiap keping kenikmatan dunia
    semoga hari2mu penuh dengan kemuliaan ibadah
    bermunajatlah.. kesudut cerita abadi tentang ketakwaan
    ada cerita menarik pada bingkai rekonsiliasi futu mekah
    maka pergilah kebukit uhud & kenanglah sejarah itu
    jawaban ketika hawa nafsu berada diatas keimananmu
    maka kemanakah pujangga zulfikar yg tak pernah gentar
    menjaga jejak kesadaran tanpa paranoia seperti abu hanifah
    ramuan hati keemasan ibnul qoyyim aljauziah
    kemurnian terompah kaki bilal disurga
    terjagalah jejak2 kesolehan

    bisakah kita belajar utk bisa merasa
    bukan hanya sekedar merasa bisa
    dari waktu & ilmu koleksi tulang imam syafei
    maka selamilah jejak hidupmu dlm kesabaran
    merintis nurani kepahlawanan dlm esensi kesetiaan
    kesatria2 pewarna sejarah ttg harapan
    penikmat aqidah dlm kekusuan amaliah ibadah
    merapatkansetiap shaf dlm 5 waktu yg khusyu
    tapi tragedy diperang mu’tah adalah fenomena
    & kholid membayar kesabaran itu diperang yarmuk
    pembuktian dari sang saifulloh al maslul
    generasi awal pewaris sastra kebajikan
    yg membuka mata hati dgn tajam
    merangkai imajinasi ketepatan sebuah perjuangan
    seperti keteguhan pilihan hidup mush’ab bin umair
    yg teguhkan bendera islam diatas lapisan nyawa sang ibu
    seperti wejangan lama kezuhudan fudhail bin iyadh
    yg getarkan hati harun arrosyid utk mengerti
    bagi utang jejak kita pd sang robbul izzati
    atau pr ilmu kita terhadap kesolehan
    maka lihatlah lebih dlm dgn mendengar
    & mengerti lebuh jauh dgn menyimak
    disudut batas ketekunan & keteguhan
    karena hidup tak hanya selembar daun telinga

    BUKAN SALAH FIRAUN
    sketsa keabadian firaun dilaut merah
    & keteguhan musa alaihi salam yg mempesona
    tentang serumpun awan
    serta manna & salwa yg agungkan kebesaran allah
    inilah kisah Bengal mitos dungu
    yg tak bisa bedakan antara kepalsuan & perunggu
    andai kita mau tahu ttg keteguhan tauhid yg tak pernah rapuh
    dibawah kaki tubuh2 amalek
    kelancangan jiwa yg memerintah surga
    & mencumbui neraka dgn logika buta
    tahun2 berlalu
    dalam setiap pertanyaan yg harus dijawab
    siapa sesungguhnya yg patriot nasionalis & peduli bangsa
    karma hanya ada satu musa satu isa utk satu firaun
    satu samiri satu yudas satu herodes & satu Pontius pylatus
    & hari ini ratusan yudas samiri & firaun berkeliaran
    menjual asset bangsa yg dilindungi konstitusi
    bekerja sama dgn amalek menadah penjarah asing
    bagi domba2 umat yg tercerai berai
    bukan hanya salah firaun

    ketika jiwa keterpurukan bagai meluncur kedalam jurang
    ketika protes menjadi nyanyian duka
    yg parau liriknya jadi mantra2 yg kehilangan tuah
    yg memberlakukan muslim yg taat & tak mau seikere kpd kejahiliyahan itu
    begajul yg menghamili gadis kencur tetangganya
    menjadi pengedar obat bius lalu mengeritik dunia
    berharap menjadi benar dibalik segala keterbatasan
    lalu berharap haq & batil ada ditempat yg sama
    menyombongkan diri dihadapan allah taala
    itukah patriot sejati
    berargumentasi mengelilingi jalan
    sambil mengoreksi barisan nama calon yg akan dicabuli berikutnya
    seperti para koboi berlabel perubahan
    yg hanya mampu menangis sesegukan mencium bendera
    & membelalak diatas panggung dgn pakaian gerilya
    lalu menikam prahara cinta
    dengan lukisan perjuangan
    diantara kebodohan firaun & kulit ke-pura2an
    yg lucuti spora almamater
    menganalisa perubahan hanya mitos
    retorika perubahan & cari muka
    teradopsi dalam kesalahpahaman ilmu juga salah kaprah integritas
    suatu ketika tuna netra yg berjalan digelap malam
    dpt selamat dgn segengam rezki bersama allah ta’ala

    METAMORFOSIS
    menjadi karanglah meski tidak mudah
    sebab ia kan menahan sengatan binar mentari yg garang
    sebab ia kan kukuh halangi deru ombak yg kuat menerpa tanpa kenal lelah
    melawan bayu yg keras menghembus
    & menerpa dgn dingin yg coba membekukan
    sebab keteguhannya kan menahan hempas badai yg datang
    menggerus terus menerus
    ia kan kokoh kan diri agar tak mudah hancur & terbawa arus
    ia kan berdiri tegak berhari-hari bertahun-tahun berabad-abad tanpa rasa jemu & bosan

    menjadi mutiaralah meski itu juga tak mudah
    sebab ia berada didasar samudra yg dalam
    sebab ia begitu sulit dijangkau oleh tangan2 manusia
    sebab ia begitu berharga/ sebab ia begitu indah dipandang mata
    sebab ia tetap bersinar meski tenggelam dikubangan yg hitam

    menjadi pohonlah yg tinggi menjulang meski itu tak mudah
    sebab ia kan tatap bara mentari yg terus menyala disetiap siangnya
    sebab ia akan meliuk halangi angin yg bertiup kasar
    ia kan terus menjejaki bumi hadapi gemuruh sang petir
    sebab ia hujamkan akar yg kuat menopang
    utk menahan gempita hujan yg coba merubuhkan
    & senantiasa memberikan bebuahan yg manis & mengenyangkan
    sebab ia kan berikan tempat bernaung bagi burung2 yg singgah didahannya
    lalu berikan tempat berlindung dgn rindang daun2nya

    menjadi pauslah meski itu juga tak mudah
    sebab dgn sedikit kecipaknya ia kan menggentarkan ujung samudra
    sebab besar tubuhnya akan menakutkan musuh yg coba mengganggu
    sebab sikap diamnya akan membuat tenang laut & seisinya

    menjadi melatilah meski tampak tak bermakna
    sebab ia kan tebar harum wewangian tanpa minta balasan
    ia begitu putih seolah tanpa cacat
    sebab ia tak takut hadapi angina & hujan dgn mungil tubuhnya
    ia tak pernah iri melihat mawar yg segar merekah
    & tak pernah malu pd bunga matahari yg menjulang tinggi
    ia tak pernah dengki & rendah diri
    pada keanggunan anggrek & tulip yg berwarna-warni
    & tak gentar layu karena pahami hakekat hidupnya

    menjadi elanglah dgn segala kejantanannya meski itu juga tak mudah
    sebab ia harus melayang tinggi menembus birunya langit
    melanglang buana taklukkan medannya
    sbb ia harus melawan angin yg menerpa dari segala penjuru
    ia harus mengangkasa jauh tanpa takut jatuh
    menungkik tajam mencengkram mangsa
    & kembali kesarang dgn makanan diparuhnya
    bersama kepak sayap yg membentang gagah

    menjadi kupu2lah meski itu juga tak mudah
    sbb ia harus melewati proses2 sulit sebelum dirinya saat ini
    ia lalui semedi panjang tanpa rasa bosan
    & belajar lebih banyak berdiam
    utk menunggu waktu yg tepat tentang keindahan
    sbb ia bersembunyi & menahan diri dari segala yg menyenangkan
    sehingga tiba saat utk keluar & bagikan kebaikan

    DOA BATU AIRMATA
    Saksikanlah kebangkitan ini, kebangkitan dari barisan rapat pemuda islam disluruh dunia
    Saksikanlah kebangkitan kami, kebangkitan para pecinta syahid , para pewaris risalah rosululloh SAW

    konotasi peraga penjajah darah & tulang belulang para penyair syuhada
    sketsa kata merubah fakta menjadi fitnah
    generasi pewaris perang badar mulai angkat bicara
    senjata rima & reaksi keras kupas tuntas kebiadaban dunia yg tdk mengenal batas

    satukanlah setiap harokah yg bertebaran
    debu2 perlawanan pun mulai bersahutan & melebur nyata
    air mata kedukaan menjadi legenda ketapel & sorban
    menghunus perlawanan meretakan nada tata heterogenitas dalam satu aqidah
    intelektual yg pantang merekap gentar kamilah pembakar batas aritokrasi dunia
    membakar vatikan dalam omong kosong perdamaian
    total.. total kebencian kami terhadap zionisme

    rekapitulasi monumental penikmat peluru konstruksi ukhuwah jadikan benteng yg tak goyah / rekreasi jihad hingga keujung senja kehidupan
    ketika emosiku beresonansi keurat nadi fisabilillah
    sabotase setiap kontribusi amerika serikat sampah
    jelanta demokrasi dari pengecut regenerasi laknat yahudi

    alfahmu al-ikhlas al-amal aljihad attadhiyah attaat attsabat attajarud al-ukhuwah attsiqoh / kolektifitas robbani angkasa perlawanan islami
    menuai benih kebeningan hati agar intisari tak tercemar
    oleh kelakar usang para penghianat intifadoh/yakinkanlah dirimu hei pemuda islam
    bergabung diantara pewaris penerus risalah

    pahamilah ilmu agar peluru & bom waktu
    dapat mengerti arti kebijaksanaan cahaya hatimu
    iringi ikhlasnya sebuah pengamalan/ pengorbanan & keteguhan hati
    buah tata diatas totalitas perjuanganpercaya adalah permata ukhuwah
    agar jihad juga dapat berdiri bersama cinta
    keteladanan dari generasi para tabi’in / maka nyalakan lilin diantara tulang belulang
    pandangilah nisan dari stasiun kehidupan & nikmatilah kematian
    hiruplah kesturi syahid ditanah negri/ tanah dari panji bendera para mujahid
    biarlah mata hati iringi perih stagnasi madinah
    memori keharuman para sahabat/ dan nafas terakhir sang nabi. ummati3
    rapatkanlah setiap shaf perjuangan kita/ rapatkan barisan hey umat islam

    AZZAM JIHAD
    Teguhkan azzam peluru tauhid deklarasikan aqidah sejati pecinta syahid
    Qalbu adalah raja bagi setiap sisi manusia
    Penjawab diakhir halaman depan pintu siksa
    Mata telinga & jiwa
    Ratakan rasa ketika setiap hal pasti kan ditanya
    disana..Dialam barzah..
    Pertanggungjawaban didepan penguasa jannah
    Pujian & doa teragung
    Syair sejarah panjang disetiap relung. Merenunglah2
    Tataplah 2 pusaka & siroh emas jundulloh
    Yg titipkan surat diatas 2 warna
    Hitam pena para ulama & merah darah para syuhada
    Yg kau miriskan terkelabui hati yg buta
    Hati yg slalu salah mengartikan cinta

    cinta yg lahir diantara 2 rasa Sketsa akhirat atau ketololan dunia
    Bijakkah ketika kata meraba tutur Harta terindah dibalik tafakur
    Keikhlasan jundi yg tak mudah tersungkur Bersama buah zikr yg teratur
    Bercerminlah agar kau terjaga dari futur
    Bercerminlah agar kau tdk menjadi bagian dari ahli kufur
    Bulatkan tekad bersama ilmu Perjuangkan islam .. tegakkan tauhid

    Mushaf & pedang antara cinta & ketegasan
    Rahmat semesta & harta surga yg tak terkira
    Yg membuat seuntai ketapel menjadi lebih bermakna
    Warna2 batu & air mata
    Ketika jihad menjadi bingkai sejarah terindah
    Bagi para pewaris ummat pilihan allah swt
    Sang dzat maha pemutar balik hati & hidayah

    Hey pujangga fajar penyair pagi yg gigih
    Petapa hari penakluk matahari
    Kesetiaan diujung senja yg awali malam dengan 3 rokaat
    & tekuni malam dgn muhasabah yg ketat
    pekat jiwa yg tersesat terjawab bersama 5 waktu. dlm manfaat2
    maka berdirilah dlm hidangan puncak al-anfal
    yg menghibur rasa atas harga diri annisa
    cinta yg dimulai dgn la illa ha ilallah
    maka bertekunlah dlm ilmu pengkaji waktu dlm syariat yg utuh
    satu menyeluruh
    hingga smangat ini dpt meratakan leher2 sang pemfitnah
    1 hari yg lebih baik dari 70 tahun ibadah

    INVASI ZION – TUFEL
    Korosi huru hara diakhir zaman Blok hitam eksekusi sayanim terus menggeram
    Catatan tiada akhir tuntaskan ambisi mutakhir
    Provokasi perang salib penipu tuhan dari tetesan darah apocalypse
    Geofisika historical operasi sphink hingga black September
    Kebenaran media bermain silicon /Untuk misi abadi ke 24 protokol zion
    Muslihat resolusi 242 dan pbb menjadi kaki tangan mereka
    Merekrut dioksida badan kordinasi inteigen Negara
    Bahkan kgb atau cia / profetik scenario aggressor sindikat akronim yahudi
    bersihkan senator kotor formasi ambassador perekrutan komunikator
    control mobilisasi cita2 haykal sulayman
    nikita kruscev hingga viktor ovtrovsky
    al khadafi hingga simon perez
    modifikasi kamikaze yg membuat charles manson layak menjadi mascot amerika
    untuk wacana harfiah kepalsuan propaganda
    instruktur lelucon tel aviv dalam pelacuran midrasha
    inflasi nada sejarah dusta galilea yg tetap harus membayar mahal
    legenda syahid shabra shatilla dan voltase fallujah
    tidak ada perang seteror perang kepada zionizme

    dadu telah terlempar
    permainan tipu daya perang semesta akan segera berkobar
    referensi target merah sinyal sub kordinat
    nota factual salinan informasi arena combat
    umpan matang dalam wacana kelabu
    tidak terlihat dalam kasat mata baku
    tidak terdengar dari mainstream yang lugu
    verifikasi ambisis spesifik megalomania
    epitome dusta bayonet Sodom dan gomora
    rakitan diplomatic sepicik Elijah muhammad
    insiden Malcolm dan kanosa kehancuran bagdad
    cerita invasi Teheran hingga dataran tinggi Golan
    kassa m-o double s-a-d
    yang definisikan terorisme pada antisemitisme
    raja 2 pagan yg ingin kuasai dunia
    ketika barikade Sharon menembus ke ruang tamu kita
    pion catur pariwara dan benih konsumerisme
    uang, sex dan kekuasaan dari racun materialisme
    terbaca dalam analisa spesifik
    suatu ketika scientific terlalu bodoh untuk percaya pada akhir zaman

    UMUR UMAT ISLAM -TUFEL
    ketika fundamental adalah teroris dan demokrasi berorasi
    dalam alunan kata rangkaian iblis
    sumpah serapah untaian kata tragis liberalis
    syair demokrasi memecah belah turki dan kebisuan

    propaganda mata mata logika yg dustakan nilai aqidah
    neraka tipu daya pluralisme agama
    dari teluk ambalat hingga fenomena syiah vs sunni di irak
    terdesak dari pertikaian bidak catur yg buta terkuak
    pembakar intisari ukhuwah diatas ego golongan
    pukul rata keluguan umat layaknya seribu ahli surga
    maka bersuka citalah penemu benua amerika
    ketika pengunjung kabah tak sajikan suara atas darah di palestina
    berrseteru dari misteri militansi Taliban
    sempurna dalam kerapuhan mata2 dari ketakwaan
    ketika kapitalisme begitu manjur bersahabat dgn ketupat lebaran
    dan islam menbunuh islam menjadi pahala
    mereinkarnasi alasan di liang lahat slogan kekalifahan
    penyeru batas propaganda da’wah palsu
    berdiri diantara argumentasi rohani terbalut hawa nafsu
    pemuja wadah arsitektur media kekafiran
    ketika argumentasi mentahkan cerita para salafus soleh
    dan serumpun jihad harus berpecah belah untuk satu alasan serupa
    ketika semua merasa yg paling ahlus sunnah wal jamaah
    brapa lama lagi umur umat islam

    hermenetika dari omong kosong logika absurd orientalis
    pudarkan makna definisi jelaga retoris
    penggubris sandi alam dajjal penghinat histories
    mem backup batas individualis teorikal para badut zionis
    untuk setiap Molotov dari setiap botol coca cola
    dan mc donal menjadi 100 0/0 halal bersenggama
    berduet bersama Marlboro dan tafsir al azhar
    berceritalah para anekdot ateis dalam kedangkalan syek siti jenar
    dari catatan putih para penghianat tauhid
    utk para pembual yg ikut membantai saudara islam kami disluruh dunia
    merubah jenin menjadi diskotik baru berlabel anti teroris global
    berduet bersama aril Sharon dan pemikiran liberal
    bumbu paling menyedihkan ari fenomena bir bintang 0 0/0 alkohol
    dan senyawa paramadina memang telah cukup membuat islam menjadi tolol/ sengketa tanah dan minyak bumi
    batu bara membara membantai sesama propaganda atas umat yg tak bersalah/ saat islam membunuh islam tak lagi jadi prahara
    dan setiap kuffar lebih penting menjadi saudara
    menyayat duka setiap tetes mata aroma intifadoh
    lupakanlah che gwevara dan syair pagi hutan Bolivia
    ketika revolusi berarti demokrasi dan seks bebas
    membusuk bersama argumentasi islam kiri
    episode paling mutakhir salah kaprah mansour fakih

    hitunglah umur umat islam ketika langit menghitam
    diruang hukum yang tak perlu lagi merajam
    terlupakanlah zat yag tiupkan ruh didalam rahim
    foto sintesa dari budaya pendusta agama ibrahim
    saat al quran hanya pengantar debu hiasan rumahmu
    dari zaman kezoliman yg asingkan setiap puing kemurnian islam
    ketika teroris berarti musollah dan penjaga tauhid
    maka demokrasi mengambil tmpt bersama selinting ganja & jack Daniel
    panorama pembakar batas hewan dan manusia
    cakrawala tahajud yg tak sanggup lagi bersujud
    pada dimensi ketika poligami berarti neraka
    dan prostitusi menjadi hak asasi
    ketika kondom fiesta menjadi solusi norma
    menjamu kapitalisme dalam retorika syariat
    raga dari propaganda albert pike dan ibnu arabi
    lebih busuk dari argumentasi pembenaran murtad ala nafa urbach
    dan consensus hak cipta sukses racuni anak bangsa
    yg memasang jaring konsumerisme dari idiom professionalisme
    ketika nasyid sudah tak beda lagi dgn backstreetboys
    dan dewa 19 ternyata lebih harokah dari syair pagi falujah
    senjata paradigma paling ironis
    sejak peringatan bahaya merokok ada disetiap bungkus rokok
    dan mui belum juga mengerti bahwa hak cipta adalah milik allah
    fatwakan umat sekaligus membela selangkangan bill gates

    TUFAIL— BRITA HARI INI- CONSPIRASI
    Lemak nabati dan control diri
    Rangkuman kesehatan dr helmi—
    dan siraman pagi pekat intonasi mentari meninggi
    Diantara fuck Sheila on 7 dan hak asasi –
    serasa prokontra idelis jadi realita hak apatis
    Argumantasi pembenaran norma & tawa Negara—berita hari ini selalu terlewati diatas cinta pemodal
    Rahasia busuk industri musik dan soundrenalin– cadas kebisingan korporasi butakan mata anak negri
    Distorsi rahasia dokumen cia dan 30 s pki– piagam kebrutalan sirat sejarah kompetisi nuklir
    Kartu merah demokrasi teranulir—
    disetiap jarak senjang makin bergulir
    hormone kebebasan dari intuisi salah kaprah nasional/ 666 fenomena Bengal
    ….. kontroversi pemodal d brandal/
    di 1 titik magnetic kosong rasa selalu sok simpatik
    karikatur dunia yg tetap bangga menjadi munafik

    brita hari ini /apa yg kan terjadi setelah hari ini
    dari atas tanah ini kutelusuri lagi
    dan takada satupun yg dapat kupercayai 2x

    bayi2 aborsi pun terlaknat pelarian ejakulasi
    /harga diri pada satu tema jual beli
    menawar kisah horman penetrasi /
    prokontra standard invasi ganda lesbi
    ketika pilihan hidup adalah masalah benar & salah/ keadilan hanyalah hak tradisi norma
    mengkutuk sintesis kotbah moral agama
    /beri ruang pintu penjajah
    fasis baru bertopeng valentine/ langkah konspirasi baru antara mossad & istana Negara
    lalu siapa berhak atur serapah /
    ketika umr habis diatas loyalitas waktu & tenaga
    & thr adalah hikmah konsumtif menjelang hari raya
    Paradigma tuhan / menjadi belenggu ekonomi boneka wtc /mencibir boneka liberty
    Najis sebuah parasit praktisi ekonomi / teroris teriak teroris perdamaian yg terangkai samar oasis
    Kesimpulan penguasa tanah yg berdesis /
    kru antipati jiwaku ludahi kebenaranmu

    Kucium aroma bangkai /
    langkah Arafat dan mayat perawan palestina
    Hey dunia mata air kompas kebenaran menggila belantara amarah dan darah
    Badut pentagon wariskan kesah/
    ketika islam menjadi target berikutnya
    Setelah mayat sosialis mati diatas hepatitis moral gorbachev
    Equality yg membuat fidel kastro melacur diselangkangan paman sam
    Cinta kesewenangan praja hampa merekah agama /
    dan kontroversi al aqsho dibelakang apriori ibrani
    Vs Arafat dan konspirasi dunia tingkat tinggi /
    mungkin itu alasan washingthon control kendali zionis

    A2C ATTRIBUTE
    Nafas degradasi peradaban zaman ketika para samiri smakin bebas berkeliaran gentayangan
    dalam percaturan aqidah sempalan kombinasi majas liberal dan logika sompral
    Kaderisasi Abdullah bin ubay bin saba bin dajjal, cangkok modernitas dari kupasan sinetron berlabel dakwah abal2, kacung dollar yg coba ambil alih kapitalisme & pembodohan serial sinetron dlm scenario para pembual
    lalu akhiri setiap Teater tauhid dgn kuburan meledug, mayat penuh blatung lah kecoa lah cacing lah penuh lintah lah lalu bau busuk & sampah
    sama persis seperti aqidah para kurawa yg caplok sengketa beras bulog dari blok konsumerisme rapelan anggota dewan & prestasi jeblog, Tidak beda dgn Bisnis vcd porno grosiran glodok
    Terkombinasi dlm dana illegal kemunafikan pemilu elit2 bolot mencolok seronok, Mengambil kesempatan dlm kesempitan lalu lempar retorika dgn tampang sok menawan
    mengkonsumsi wacana democrazy para legislative & air lendir kamar hotel sbg relaksasi alternatip, Kacung zionis yg coba berlagak hanif sambil back up prostitusi progresif jaringan mafia kemungkaran yg makin atraktif ,
    hak asasi seperti apa sih yg kalian maksud, Ketika media jerumuskan propaganda mengkupas bangkai dan memonopoli sajadah
    Menyerang ulama lalu dustakan agama, persis seperti dusta besar konspirasi yg coba bungkam Keteguhan ba’asyir & poligami Abdullah gymnastiar

    Hati2 freemansory terbangun dari rotasi konspirasi, energi hirarki barat tirani , kamuflse hak asasi,2
    didlm hati ku bertanya pedihkah hati ini

    Scenario piranti pion konsumerisme club rotary voting tentang prostitusi dan hak asasi, Atas nama kebenaran dari kacamata demokrasi under cover,
    agenda tersembunyi ini takkan bisa di barter, mulai dari isu anti poligami yg dibuat santer di carter dari kepentingan fenomena anti teroris ala para cruisader
    jual beli saham ibu pertiwi untuk devisa dari percaturan Departemen maksiat dalam negri,
    Playboy takkan mati, sejak nurani Dewan Pembantaian Rakyat membungkam poros indosat di atas saham generasi kami yg di jual demi riba korupsi BUMN & MTV
    moralitas ejakulasi dana rapelan bumbu kolesterol pilkadal & Kurs bus way dan tradisi banjir Jakarta

    Imbas infasi kapitalisme dataran tinggi rasuki daerah, pilar pariwisata dan devisa Bisnis ejakulasi merajalela, retorika bagi hasil & bunga bank, topeng pemodal berwatak hipokrit yg makin edan
    maka apa arti riba sejak slogan syariah masih terlalu lugu untuk steril kan bank indonesia dari interfensi IMF bercampur bersama asset keuntungan Jaringan film BF, bensin fatwa haram departemen agama yg menjilat ulang ludah bisnis minuman keras atas nama bea & cukai departemen perdagangan dan kemajuan pariwisata

    atas nama jihad & dakwah atas nama fiquddakwah
    mengaku aktivis dakwah sambil memelihara thogut yg tiada habisnya

    bicara soal zionis & dakwah atas nama gerakan reformis perhatikan kelakar para aktivis mulai dari prejudis, ironis, oportunis pake bendera palestina di mana2
    bicara jihad fisabilillah tapi disuruh nikah malah nawar ukhti dibatas waktu kuliah, ahwat kok di order emange mikrolet
    gak usah ngomong jihad lah, jihad yg aduhai aja gak brani
    gimana mau bicara jihad kayak dipalestina ya tapi akhirnya ada juga yg brani walimah
    tapi ya gitulah ngaji pulang2 habis walimah hilang, realita mulai samakan tuhan dengan uang, kalau tidak dia bakal hengkang
    ngambek kaya gamal abdul naser sama hasan albanna ketika membangkang, bacot sipil merajalela lalu angkat bendera perang

    demo crazy kegilaan merasio dilema habiburohman el sirazi sejak vj rianti mendominasi sinema ayat2 cinta berharap sajadah cinta bisa bertasbih dgn lusinan konsumerisme ibukota
    yg tak kunjung beri harapan pada lusinan pemerkosaan ahlaq di abu graib, terlalu gaib untuk mampu terjemahkan aib
    begitulah demo crazy mendominasi hegemoni dgn budaya salib, menyalib rongsokan retorika yg makin kehilangan bait jati diri, dari lawakan penghisap rokok kapitalis yg coba bicara revolusi
    pelacur marx dan nisbi dari prostitusi stadium zionis tingkat tinggi
    label murtad yg makin kehilangan trombosit aqidah islami
    logika kronis retorika statis apatis idiom syahadat kita di turnamen sepakbola piala asia yg sarat dompet kapitalis
    didalam hati kubertanya pedihkah batin ini

    PENCARI JEJAK
    apa yg kau cari dari cerita hidup yg panjang
    dari sudut syair dunia yg pastikan hilang
    adakah estetika yg lebih bijak dr keteladanan
    pengiris lukisan alam yg tak kunjung menyentuh hatimu
    ingatlah itu..
    seperti sebatang kara dipadang pasir rabadzah
    dibalik sebuah keterbatasan kain kaffan yg sunyi
    pada indah sketsa teduhnya sebuah kesolehan
    begitulah abu dzar al ghifari menyemai cermin tentang keteduhan
    maka maafkanlah segala kekhilafan muawiyah
    agar sudut pandang tak ciptakan noda ukhuwah
    beristigfarlah ditiap keping kenikmatan dunia
    semoga hari2mu penuh dengan kemuliaan ibadah
    bermunajatlah.. kesudut cerita abadi tentang ketakwaan
    ada cerita menarik pada bingkai rekonsiliasi futu mekah
    maka pergilah kebukit uhud & kenanglah sejarah itu
    jawaban ketika hawa nafsu berada diatas keimananmu
    maka kemanakah pujangga zulfikar yg tak pernah gentar
    menjaga jejak kesadaran tanpa paranoia seperti abu hanifah
    ramuan hati keemasan ibnul qoyyim aljauziah
    kemurnian terompah kaki bilal disurga
    terjagalah jejak2 kesolehan

    bisakah kita belajar utk bisa merasa
    bukan hanya sekedar merasa bisa
    dari waktu & ilmu koleksi tulang imam syafei
    maka selamilah jejak hidupmu dlm kesabaran
    merintis nurani kepahlawanan dlm esensi kesetiaan
    kesatria2 pewarna sejarah ttg harapan
    penikmat aqidah dlm kekusuan amaliah ibadah
    merapatkansetiap shaf dlm 5 waktu yg khusyu
    tapi tragedy diperang mu’tah adalah fenomena
    & kholid membayar kesabaran itu diperang yarmuk
    pembuktian dari sang saifulloh al maslul
    generasi awal pewaris sastra kebajikan
    yg membuka mata hati dgn tajam
    merangkai imajinasi ketepatan sebuah perjuangan
    seperti keteguhan pilihan hidup mush’ab bin umair
    yg teguhkan bendera islam diatas lapisan nyawa sang ibu
    seperti wejangan lama kezuhudan fudhail bin iyadh
    yg getarkan hati harun arrosyid utk mengerti
    bagi utang jejak kita pd sang robbul izzati
    atau pr ilmu kita terhadap kesolehan
    maka lihatlah lebih dlm dgn mendengar
    & mengerti lebuh jauh dgn menyimak
    disudut batas ketekunan & keteguhan
    karena hidup tak hanya selembar daun telinga

    WANGI SYUHADA
    Harum wangi syuhada saat syahid menjemputnya 2x
    Bergetar jiwa yg mengirinya

    Pada ceritamu kusimpan nafasku
    Rangkaian kata dalam pertempuran sejati
    Syahidmu adalah energi jiwaku
    Kesolehan mu adalah cermin hidupku
    Kau takkan pernah habis
    Walau jasadmu telah membeku sribu tahun lamanya
    Kau aliri kami dlm semangat menjaga hidup dari jejak2 pekat
    Seabadi pedang2 dilangit
    Serapat persaudaraan awan2 diangkasa
    Darah yg kau sisakan didiepan dimata ini
    Membakar perlawanan diantero semesta
    Utk jagat raya kita bersama
    Pada janji2 allah utk kesetiaan kita
    Di desa2 dalam pembantaian itu Di kota2 dalam gerilyamu
    Tersisipkan cerita utk menjadi tangguh
    Pemburu seribu peluru & mortar waktu
    Kepergianmu adalah inspirasi kami

    Mewangi & menjadi wejangan abadi Meresapi intisari progratif ilahi
    Menyadari fitrah sbg seorang hamba
    Terbangun dari sinergi semesta & pelajaran airmata
    Menghiasi kemilau fajar dari bukit badar
    Diasingkan oleh hipokritas
    Tapi tetap hidup dalam ruhiyah yg berkualitas
    Melegenda tanpa harus menyombongkan sejarah
    Kerendahan hatimu hingga senyum ramahmu
    Slalu terasa hadirmu menembus 2 alam pecahkan kebisuan waktu
    Masih terdengar teriakmu.. hayya bil jihad
    Kobarkan smangat kami
    Masih terngiang kisahmu bangunkan malam2 kami
    Utk kembali bersuci di sepempat malam yg sunyi
    Demi masa & anak cucu kami
    Demi dzat yg hidup kami ada di tangannya

    BUKAN SALAH FIRAUN
    sketsa keabadian firaun dilaut merah
    & keteguhan musa alaihi salam yg mempesona
    tentang serumpun awan
    serta manna & salwa yg agungkan kebesaran allah
    inilah kisah Bengal mitos dungu
    yg tak bisa bedakan antara kepalsuan & perunggu
    andai kita mau tahu ttg keteguhan tauhid yg tak pernah rapuh
    dibawah kaki tubuh2 amalek
    kelancangan jiwa yg memerintah surga
    & mencumbui neraka dgn logika buta tahun2 berlalu
    dalam setiap pertanyaan yg harus dijawab
    siapa sesungguhnya yg patriot nasionalis & peduli bangsa
    karma hanya ada satu musa satu isa utk satu firaun
    satu samiri satu yudas satu herodes & satu Pontius pylatus
    & hari ini ratusan yudas samiri & firaun berkeliaran
    menjual asset bangsa yg dilindungi konstitusi
    bekerja sama dgn amalek menadah penjarah asing
    bagi domba2 umat yg tercerai berai
    bukan hanya salah firaun

  2. BARAT HIJAU
    Bukan untuk idola dan diidolakan semua karya ini, tapi sekedar menunjukan keterbatasan, jika ada yang berharap menjadi raja, maka disini bukanlah tempat yang cocok bagi dirinya, irama ini hanyalah bisikan yang selama ini gaduh, gagasaan ini hanyalah geliat yang selama ini kaku, engkau mendengarkan,semua bergembira, kita sangat mengagumkan,jantung kita pompa untuk olah rohani, telinga kita mix semua untuk jadi pendengar, lisan yang selama ini selingkuh dengan dusta,kita bersihkan dengan asmara, dulu kita masih kecil, lebih kecil dari lubang jarum, sekarang saat kita sudah besar, tanggung jawab kita bertambah-tambah, sudah bisa dinilai orang, karna kita sudah sering kelihatan, berhati-hatilah dengan sanjung puji, karna mengharap sanjung puji, hanya ada dibenak bukan orang yang terpuji.

  3. Cataan terakhir
    Terjagalah dari segala maksiat
    dari segala zina dan nafsu dunia yang sesat
    disatukan dalam karunia yang suci
    bersama jiwa jiwa yang selalu haus akan ibdah
    dan penuh harga diri
    ini bukan cerita cinderela
    bukan juga patah arang cinta buta siti nurbaya
    tak dapat diukur tetapi bersama Allah semua pasti kan teratur
    dinyatakan dalam ketulusan dari mutiara ketakwaan yang sangat mendalam
    bersemi dari pupuk akhlak yang hebat
    berbuah dalam kesabaran dan ketekunan yang lebat
    tidak
    ini tak akan dimengerti oleh hati yang penuh akan dusta
    yang buta akan warna warni dunia yang fana
    ini hanya untuk mereka
    yang selalu ingin luruskan keteladanan bagi generasi berikutnya
    keteladanan abadi dalam harum kesturi dan buah ibadah
    dan menjadi manis seperti kurma diawal rembulan yang indah
    untuk selalu berjalan dalam kesetiaan dan harapan
    dan hanya mau mencium atas dasar kemurnian kita berkata cinta
    karna bukan apa siapa dan bagaimana
    tapi luruskanlah dalam wangi surga
    karena apa sebenarnya kita berani berkata cinta.
    Ref:
    Hingga rambut kita memutih
    Hingga ajal kan datang menjemput diri ini

    Inilah cinta sejati
    Cinta yang tak perlu kau tunggu
    tapi dia tumbuh bersama do’a malam yang teduh
    Tak tersentuh oleh mata dunia yang palsu
    Petunjuk yang selalu datang dari ruang para malaikat
    yang sanggup melihat tak kenal pekat
    tak lekang oleh jaman yang akan terus melaju
    tak kan habis oleh waktu
    karena kecantikanya tersimpan dihati
    dalam pesona yang selalu menjaga jiwa
    yang menjadikan dunia menjadi surga sebelum surga sebenarnya
    yang membuat hidup lebih hidup dari kehidupan sebenarnya
    seperti sungai yang mengalir
    bening airnya pun selalu artikan keseimbangan syair
    yang satukan dua perbedaan dalam satu ikatan
    untuk melihat kekurangan sebagai kesempatan
    dan kelebihan sebagai kekuatan
    lalu saling mengisi seperti matahari dan bulan
    dalam kesetiaan ruang kesholehan dan kasih sayang
    bagi sejarah penutup halaman terakhir perjalanan para ksatria sastra jihad dan dakwah
    tercatat dalam untaian rahmat
    berakhir dalam catatan terakhir yang mulia
    digariskan hanya oleh ketetapan ALLAH SWT
    Reff:

  4. Terus berjuang sahabat2 muslimku…
    Al-Quds menanti untuk diselamatkan

    ALLAHU AKBAR…
    ALLAHU AKBAR…
    ALLAHU AKBAR…

    dan tidak ada yang lebih besar dari NYA…

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s