gak terasa bulan nan penuh maghfirah dan ampunan tlah di depan mata. Semoga warming up di bulan Rajab dan Sya’ban yang telah kita lalui dapat menghantarkan kita pada maksimalisasi ibadah dan dapat menghantar kita semua pada Ramadhan terindah di tahun ini dan gak ada kata terlambat jika warming up di bulan Rajab dan Sya’ban kurang…
SAMBUT RAMADHAN..JEMPUT DAN RAIH…AGAR RAMADHAN INI MENJADI RAMADHAN TERINDAH
sejauh mana persiapan kita tuk menjemput Ramadhan agar menjadi Ramadhan terindah di tahun ini?
sudahkah kita punya target-target tertentu di bulan Ramadhan ini? dan nantinya bakal dilanjutkan setelah Ramadhan usai
sudahkan kita bermuhasabah akan segala kekurangan dan kealpaan selama ini? yang akan kita ubah nantinya…
gak ada kata terlambat dalam mengubah diri..karena Ramadhan nan suci membuka semua pintu tuk mendapat ampunan dari Nya…so gak ada kata terlambat!!!
puasa Ramadhan adalah ibadah yang hanya kita dan Allah yang tahu…
Marilah kita melakukan optimalisasi ibadah Ramadhan….
1.Memperkuat kerinduan dan kecintaan terhadap bulan suci Ramadhan dan rasa harap untuk dapat menikmati keutamaannya. Bentuk ekspresi kerinduan dan kecintaan dilakukan dengan mempersiapkan Ramadhan secara baik. Persiapan hati, persiapan akal dan persiapan fisik. Persiapan hati dengan memperbanyak ibadah, seperti memperbanyak membaca Al-Qur’an saum sunnah, dzikir, do’a dan lain-lain. Persiapan akal dengan mendalami ilmu yang terkait dengan ibadah Ramadhan, persiapan fisik dengan menjaga kesehatan, kebersihan rumah dan lingkungan serta menyiapkan harta yang halal untuk bekal ibadah Ramadhan.
2.Meningkatkan prestasi ibadah pada bulan Ramadhan tahun ini dari tahun lalu. Meningkatkan kualitas tilawah, hafalan, pemahaman dan pengamalan Al-Qur’an.
3.Meningkatkan kepekaan dan kepedulian terhadap umat Islam. Membayar zakat, memperbanyak infak, shadaqah dan memberi makan orang berpuasa. Menyantuni fakir miskin, anak-anak yatim dan duafa. Dan melakukan segala bentuk ihsan yang dianjurkan Islam.
4.Mengutamakan ukhuwah Islamiyah dan persatuan umat Islam, khususnya dalam penentuan awal dan akhir Ramadhan. Ukhuwah Islamiyah dan persatuan umat Islam jauh lebih penting dari ibadah-ibadah sunnah dan perbedaan pendapat tetapi menimbulkan perpecahan.
5.Menjadikan Ramadhan sebagai Syahrut Taubah (Bulan Taubat), dengan memperbanyak istighfar dan taubah kepada Allah SWT. Mengakui kesalahan dan meminta ma’af kepada sesama manusia yang dizhaliminya serta mengembalikan hak-hak mereka dan membayar hutang.
6.Menjadikan bulan Ramadhan sebagai Syahrut Tarbiyah dan Syahrud da’wah (Bulan Pendidikan dan Da’wah). Kesempatan inilah yang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para da’i dan ulama untuk melakukan da’wah dan tarbiyah. Menyebarkan syiar Islam dan meramaikan masjid dengan aktifitas ta’lim, kajian kitab, diskusi, ceramah dan lain-lain sampai terwujud perubahan-perubahan yang esensial dan positif dalam berbagai bidang kehidupan. Ramadhan bukan bulan istirahat yang menyebabkan mesin-mesin kebaikan berhenti bekerja, tetapi momentum tahunan terbesar untuk segala jenis kebaikan.
7.Menjadikan bulan Ramadhan sebagai Syahrul Jihad wal Mujahadah. Jihad adalah puncak ajaran Islam, rahasia kemulian dan kejayaan umat Islam. Sedangkan landasan jihad adalah kesucian dan kebersihan jiwa. Oleh karenannya bulan Ramadhan adalah momentum yang sangat tepat untuk menumbuhkan ruhul jihad dalam tubuh umat Islam. Sejarah telah membuktikan bahwa bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh dengan gerakan jihad. Perang Badar Al-Kubra, Fathu Makkah, Pembebasan Palestina oleh Shalahuddin Al-Ayyubi, Perang Ain Jalut yang dapat menaklukkan tentara mongol, penaklukkan Andalusia oleh pahlawan Thariq bin Ziyaad, Kemerdekaan Indonesia dan lain-lain semuanya terjadi pada bulan Ramadhan.
8.Mengambil keberkahan Ramadhan semaksimal mungkin, dari sisi ekonomi, sosial, budaya, pemberdayaan umat dan politik. Melakukan aktifitas positif, seperti; bazar amal, membuka pasar-pasar alternatif, penggalangan dana, penumbuhan produk pribumi, peningkatan investasi sesama umat Islam dan memunculkan kreatifitas di bidang seni budaya. Memenangkan Partai Islam dan para calon pemimpin muslim baik di legislatif maupun eksekutif yang berjuang untuk kemenangan Islam
[Dewan Syariah Pusat Partai Keadilan Sejahtera]
yang punya blog ngucapin…
selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan…
mohon maaf jika selama ini banyak membuat kesalahan yang menggores hati blogger semua baik langsung ataupun gak langsung…
semoga bulan ini membersihkan lagi semua yang ada pada diri kita…membeningkan hati dan bisa menjadi insan muttaqin pada akhirnya nanti, amiin
yakinlah…
Ramadhan ini adalah Ramadhan terindah bagiku…
bagimu…
dan tuk semua…
karena Islam Rahmatan Lil Alamiin
SEMANGAT!!!
ALLAHU AKBAR!!!








^_^ Ramadhan Mubarak…
Marhaban ya Ramadhan…
Yuk.. kita sama-sama gapai Ramadhan yang lebih bermakna. Smangat… smangaaaat… Allahu Akbar..!
hore kedua…………
marhaban ya Ramadhan……………
selamat menunaikan ibadah puasa. mohon maaf lahir batin.
Selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan…
salam kenall ..
semogaa di bulan yg pnuh berkah ini kita bisa jadi lebih baik .. aminn
salam kenal ya ..
jgn lupa link balik
Salam, maaf dah lama ga mampir mbak…
Marhaban ya ramadhan… Alhamd kita masih bisa dipertemukan kembali dengan Ramadhan….
Sebelumnya saya juga minta maaf kalo ada kesalahan selama ini.. Semoga silaturrahim ini terus terjaga.. amiin
menjemput impian di bulan ramadhan terindah semoga mendapatkan berkah di malam lailatul qadar…..
selamat menunaikan ibadah puasa ramadhan….
Selamat jg….moga bisa menoreh magfirah dari sang Khaliq Allah Rabbuna….:)
Selamat menunaikan ibadah puasa
Mohon maaf lahir daqn batin…
Sahabat,
Met jalani indahnya bulan suci
Mohon maaf lahir dan bathin
Smg dg satu bln beribadah akan tertutupi dr 11 bln berbuat dosa kpd Alloh
Smg dg satu bln dlm keta’atan dan keshalihan akan tertutupi dr 11 bln kebangkangan dan kemaksiatan kpd Alloh
Semoga berkah Ramadhan menyirami qt semua. Amiin…
semoga ALLAH selalu memberikan Ramadhan yang luar biasa dari tahun ke tahun.
rangkaian isra miraj (visi: syukur dan optimis), ramadhan (kapabilitas: ilmu & ‘amal), qurban (akselerasi: berani dan berkorban) diakhiri dengan hijrah (eksistensi: merdeka dan mandiri) senantiasa setiap tahun kita lalui sebagai tarbiyahNYA.
dan setiap hari kita do’akan dalam berlindung kepada ALLAH dari kecewa dan gelisah, bodoh dan malas, pengecut dan tidak mau berkorban, kesulitan ekonomi dan dominasi manusia lain.
selayaknya seorang muslim akan membaik kondisinya dari tahun ke tahun. tapi kenyataannya…
http://trendibandung.wordpress.com/2008/09/06/ruhiyah-dan-rupiah-di-ramadhan-penuh-berkah-2/