Arsip untuk ‘tazkiyatun nafs’ Kategori

seperti sepatu yang kita pakai, tiap kaki memiliki ukurannya memaksakan tapal kecil untuk telapak besar akan menyakiti memaksakan sepatu besar untuk tapal kecil merepotkan kaki-kaki yang nyaman dalam sepatunya akan berbaris rapi-rapi Seorang lelaki tinggi besar berlari-lari di tengah padang. Siang itu, mentari seakan didekatkan hingga sejengkal. Pasir membara, ranting-ranting menyala dalam tiupan angin yang [...]

Menutup Aurat

Posted: Oktober 2, 2010 in akhlaq, tazkiyatun nafs

Copas from: www.dakwatuna.com Aurat dan Pakaian dakwatuna.com – Keberhasilan pertama kali yang diperoleh iblis dalam menggoda manusia setelah ia mendapat vonis diusir dari surga adalah dengan melucuti pakaian Adam dan Hawa sehingga terbuka auratnya. Allah berfirman: فَلَمَّا ذَاقَا الشَّجَرَةَ بَدَتْ لَهُمَا سَوْآتُهُمَا وَطَفِقَا يَخْصِفَانِ عَلَيْهِمَا مِن وَرَقِ الْجَنَّةِ ۖ ﴿٢٢﴾ “Tatkala keduanya telah merasai buah [...]

Al-Mubarrid menyebutkan dari Abu Kamil dari Ishaq bin Ibrahim dari Raja’ bin Amr An-Nakha’i, ia berkata: “Adalah di Kufah, terdapat pemuda tampan, dia kuat beribadah dan sangat rajin. Suatu saat dia mampir berkunjung ke kampung dari Bani An-Nakha’. Dia melihat seorang wanita cantik dari mereka sehingga dia jatuh cinta dan kasmaran. Dan ternyata, si wanita [...]

Al Wahan adalah salah satu penyakit yang menjangkiti manusia akhir zaman. Bahaya wahan jauh lebih dahsyat dari pada AIDS, TBC, Flu Burung, atau Flu Babi. Karena penyakit ini akan mematikan hati dan ruh sehingga menyebabkan penderitaan yang panjang di dunia dan terlebih di akhirat. Istilah wahan diungkapkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam tatkala menjelaskan kondisi [...]

Suatu ketika, seorang alim diundang berburu. Sang alim hanya dipinjami kuda yang lambat oleh tuan rumah. Tak lama kemudian, hujan turun dengan derasnya. Semua kuda dipacu dengan cepatnya agar segera kembali ke rumah. Tapi kuda sang alim berjalan lambat. Sang alim kemudian melepas bajunya, melipat dan menyimpannya, lalu membawa kudanya ke rumah. Setelah hujan berhenti, [...]

Kematian hati

Posted: Juli 10, 2009 in tazkiyatun nafs

Banyak orang tertawa tanpa (mau) menyadari sang maut sedang mengintainya. Banyak orang cepat datang ke shaf shalat layaknya orang yang amat merindukan kekasih. Sayang ternyata ia datang tergesa-gesa hanya agar dapat segera pergi. Seperti penagih hutang yang kejam ia perlakukan Tuhannya. Ada yang datang sekedar memenuhi tugas rutin mesin agama. Dingin, kering dan hampa, tanpa [...]

Puasa ‘Asyura

Posted: Januari 6, 2009 in tazkiyatun nafs

*Sejarah dan keutamaan Puasa Asyura* Sesungguhnya hari Asyura (10 Muharram) merupakan hari bersejarah dan diagungkan. Adapun yang dituntunkan syariat kpd kita pada hari itu HANYALAH BERPUASA, dengan dijaga agar jangan sampai tasyabbuh dengan orang Yahudi.

charger hari ini..

Posted: Agustus 9, 2008 in tazkiyatun nafs

Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebaikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar, merekalah orang-orang yang beruntung. Dan janganlah kamu menyerupai orang-orang yang berselisih sesudah datang keterangan yang jelas kepada mereka. Itulah orang-orang yang mendapat siksa yang berat QS. 3. Ali-Imran: 104-105

kematian hati

Posted: Juni 20, 2008 in tazkiyatun nafs

Banyak orang tertawa tanpa (mau) menyadari sang maut sedang mengintainya. Banyak orang cepat datang ke shaf shalat laiknya orang yang amat merindukan kekasih. Sayang ternyata ia datang tergesa-gesa hanya agar dapat segera pergi. Seperti penagih hutang yang kejam ia perlakukan Tuhannya. Ada yang datang sekedar memenuhi tugas rutin mesin agama. Dingin, kering dan hampa, tanpa [...]

kunci pengokoh jiwa

Posted: Juni 13, 2008 in tazkiyatun nafs

1. SIAP Senantiasa menyadari bahwa hidup di dunia ini hanya satu kali sehingga aku tidak boleh gagal dan sia-sia tanpa guna. Ikhtiar yang disertai niat yang sempurna itulah tugasku, perkara apapun yang terjadi kuserahkan sepenuhnya kepada Allah Yang Maha Tahu yang terbaik bagiku. Aku harus sadar betul bahwa yang terbaik bagiku menurutku belum tentu terbaik [...]

suatu hari Abdul Qadir Jailani menemui ibunya seraya berkata, “Wahai Ibu, serahkanlah aku kepada Allah, dan ijinkanlah aku pergi ke Baghdad untuk belajar dan berziarah kepada orang-orang shalih”. “Kenapa engkau berkata demikian anakku?” tanya Ibunya. Abdul Qadir Jailani kecil kemudian mengutarakan keinginannya untuk mendalami ilmu agama. Mendengar semua itu, sang Ibu pun menangis haru. Lalu, [...]

Dalam sebuah kitab karangan Imam al-Ghazali menyebutkan bahawa iblis itu sesungguhnya namanya disebut sebagai al-Abid (ahli ibadah) pada langit yang pertama, pada langit yang keduanya disebut az-Zahid. Pada langit ketiga, namanya disebut al-Arif. Pada langit keempat, namanya adalah al-Wali. Pada langit kelima, namanya disebut at-Taqi. Pada langit keenam namanya disebut al-Kazin. Pada langit ketujuh namanya [...]

memperindah hati

Posted: Mei 24, 2008 in tazkiyatun nafs

Setiap manusia tentulah sangat menyukai dan merindukan keindahan. Banyak orang yang menganggap keindahan adalah pangkal dari segala puji dan harga. Tidak usah heran kalau banyak orang memburunya. Ada orang yang berani pergi beratus bahkan beribu kilometer semata-mata untuk mencari suasana pemandangan yang indah. Banyak orang rela membuang waktu untuk berlatih mengolah jasmani setiap saat karena [...]

Al-Qur’an menjelaskan, sebagaimana yang dijelaskan oleh sunnah Nabi saw, bahwa sesungguhnya perbuatan manusia di sisi Allah itu memiliki berbagai tingkatan. Ada perbuatan yang paling mulia dan paling dicintai oleh Allah SWT daripada perbuatan yang lainnya. Allah SWT berfirman: “Apakah (orang-orang) yang memberi minuman kepada orang-orang yang mengerjakan haji dan mengurus masjid al-Haram, kamu samakan dengan [...]

Awalnya Iblis adalah salah satu mahluk Allah disamping para malaikat yang banyak bersujud dan mengingat Sang Pencipta, Allah Azza wa Jalla. Namun ketika suatu saat Allah mengujinya dengan sebuah cobaan, bangkit rasa kesombongannya. Ia telah berbuat lancang ( id-lal) terhadap Sang Pemberi Nikmat yaitu dengan merasa diri lebih baik dan lebih terhormat dari yang lain. [...]